Kamis, 13 Maret 2014

Mengenal Teknologi Canggih Printing 3D

Dahulu ( mungkin sampai sekarang), jika kita mencetak dalam printing hasil yang didapatkan dalam bentuk 2 Dimensi. Namun bagaimana jadinya jika yang dihasilkan dalam bentuk 3D? Sekarang ScienceGraphic akan mengulasnya dalam teknologi canggih Printing 3D yang disebut-sebut sebagai teknologi mutakhir dewasa ini.


  


Printer 3D adalah proses pembuatan benda padat tiga dimensi dari sebuah desain secara digital menjadi bentuk 3D yang tidak hanya dapat dilihat tapi juga dipegang dan memiliki volume.

Printer 3D dicapai dengan menggunakan proses aditif, dimana sebuah obyek dibuat dengan meletakkan lapisan yang berurut dari bahan. Pencetakan 3D merupakan proses yang berbeda dari teknik mesin tradisional (proses subtraktif) yang sebagian besar bergantung pada penghapusan materi oleh pengeboran, pemotongan dan lain–lain.

Awalnya teknologi 3D printing digunakan untuk membuat prototype bagi kepentingan luar angkasa, perusahaan otomotif, serta membantu bedah kedokteran seperti membuat rangka tulang seperti aslinya. Kini teknologi 3D printing dilirik semakin banyak orang. Meski biaya alat untuk 3D printing ini masih sangat mahal, diharapkan nantinya teknologi ini bisa diakses dan digunakan oleh lebih banyak kalangan dan tidak terbatas pada organisasi atau untuk kebutuhan tertentu.

Sejarah Singkat

Pada tahun 1986, ada seseorang bernama Charles W. Hull memiliki hak paten dengan teknologi stereolithography. Teknologi ini merupakan teknologi untuk membuat objek 3D. Tentu saja, Printer dengan teknologi 3D sangatlah mahal. Printer tradisional yaitu printer 2D bisa anda beli dengan hanya beberapa ratus ribu rupiah saja. Sedangkan untuk printer 3D, anda harus mengeluarkan uang ratusan juta rupiah untuk memilikinya. Karena harga yang sangat mahal, berbagai orang mulai membuat printer 3D yang setidaknya dapat mengurangi harganya. Namun, tentu saja akan ada keuntungan dan kerugiannya.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Printer tiga dimensi ini bekerja dengan cara mengambil file komputer yang berbentuk 3D dan membuat serangkaian irisan-irisan melintang pada dalam model 3D yang akan di cetak. Setiap irisan tersebut kemudian di cetak lapisan demi lapisan sehingga membetuk objek 3D.

Sejak tahun 2003 pertumbuhan dan penjualan printer 3D semakin pesat, selain itu harga printer 3D itu sendiri telah banyak mengalami penurunan. Teknologi printer 3D semacam ini telah banyak digunakan dalam dunia industri otomotif, arsitektur, rekayasa dan konstruksi dan industri penerbangan.



Diharapkan dengan adanya teknologi seperti ini dunia industri di negara kita akan semakin maju lagi, sehingga mampu memproduksi bahan baku dengan memanfaatkan kelebihan yang ada pada teknologi dan sumber daya manusia yang ada, sehingga tidak harus mendatangkan model/disain dan mengimpor barang industri dari negara lain, dan bisa menjadi negara industri mandiri sehingga tidak harus bergantung pada negara lain.



Video


Untuk mengenal lebih dekat, mari kita saksikan beberapa video yang menunjukan printing 3 D. Selamat menyimak.




 Sumber : SG




0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by triebycentenk - Premium Blogger Themes | Bluehost